
HUJATAN DAN KEBOHONGAN AL-QADIANI TERHADAP ‘ISA
Ghulam Ahmad Al-Qadiani telah membuat pernyataan yang menghujat Nabi Isa ‘alaihissalam dan membuat kebohongan besar terhadapnya. Berikut ini kami kutip beberapa pernyataannya tentang Isa ‘alaihissalam, antara lain:
-
Sesungguhnya Allah telah mengutus dari umat ini Al-Masih yang lebih besar dari pada Al-Masih yang pertama. Demi Allah yang jiwaku berada dikekuasaan-Nya, andaikata Isa putra Maryam ada pada zaman hidupku maka ia tidak mampu melakukan apa yang aku lakukan, dan ia tidak mampu mengalahkan ayat-ayat dan bukti-bukti yang kutampilkan. (Haqiqatil Wahyi, hal. 148)
-
Sesungguhnya Al-Masih itu selalu minum arak, barangkali karena penyakit atau karena kebiasaannya yang lama. (Safinah Nuh, hal. 65)
-
Sesungguhnya aku mengetahui bahwa sesungguhnya Al-Masih itu tidak dapat lepas dari kebiasaan minum arak. (RUU of Religious, vol. I hal. 123 tahun 1903)
-
Sesungguhnya Al-Masih tidak mampu mengatakan dirinya orang baik-baik di hadapan orang-orang, karena mereka mengetahui bahwa ia adalah seorang pecandu minuman keras dan moralnya bejat. (Sat Beghum, Hasyiah, hal. 172)
-
Sebenarnya keluarga Isa adalah keluarga yang sangat suci dan yang disucikan. Tetapi ada tiga neneknya dari pihak ayah dan ibu adalah wanita-wanita lacur. Dari darah yang disucikan ini terbentuk wujud Isa dan kecenderungannya pada wanita-wanita lacur dan kesukaannya bergaul dengan mereka. Keadaan demikian barangkali karena kesamaan ini, jika tidak, tentu seorang yang bertakwa tidak membolehkan perempuan lacur mengusap kepalanya dan meminyaki rambutnya dengan harta yang dibeli dengan hartanya yang haram, karena itu hendaklah orang-orang mengerti, bagaimana moral orang seperti ini? (Anjam Atham, hal. 7)
bersambung ke…
KEPERCAYAAN GHULAM AHMAD KEPADA DESA QADIAN
